Hukum dan Tata Cara Sholat Qashar

125 views
Hukum dan Tata Cara Sholat Qashar
Pixabay.com

Sholat Qasar  Sholat qasar merupakan salah satu sholat yang dipendekkan atau diringkas yaitu misalnya pada saat melakukan sholat fardhu dengan cara diringkas yang dari awalnya empat rakaat menjadi dua rakaat. Untuk melakukan sholat qasar maka kita tidak boleh melakukannya secara sembarangan.

Sebab untuk melakukan sholat qasar tidak semua sholat fardhu bisa dilakukan. Hanya sholat fardhu yang jumlahnya empat rakaat saja yang dapat di qasar seperti misalnya, sholat dhuzur, asar dan isya’. Jadi Anda jangan sampai salah untuk melakukan sholat qasar tersebut. perhatikan cara dan juga syarat dalam melakukan sholat qasar.

Syarat Melakukan Sholat Qasar

Ada syarat untuk melakukan sholat qasar yaitu :

  1. Jika Anda berada dalam perjalanan jauh yaitu sekitar 81 km atau lebih
  2. Anda mengetahui diperbolehkannya mengqasar sholat tersebut
  3. Tujuan berpergian Anda tidak untuk maksiat
  4. Tujuan berpergian Anda untuk daerah tertentu sehingga seorang musafir yang tidak mempunyai tujuan tertentu, diperbolehkan mengqasar sholat tersebut
  5. Adanya niat untuk mengqasar sholat
  6. Tidak adanya keraguan dalam mengqasar sholat
  7. Tidak bermakmum kepada orang yang menyempurnakan sholat
  8. Anda masih dalam perjanan
  9. Telah melewati tapal daerah Anda sendiri

Itu beberapa syarat dalam melakukan sholat qasar. Kenapa kita diwajibkan mengqasar sholat kita jika ada beberapa hal yang mengandung syarat tersebut?? Karena kita tahu bahwa sholat itu sangatlah penting. Bahkan dalam agama Islam mengatakan bahwa sholat merupakan tiang agama. Sehingga kita wajib melakukan sholat meski dalam keadaan apapun.

Pentingnya Melakukan Sholat

Islam menyuruh kita untuk melaksanakan sholat sebanyak 5 kali dalam sehari. Jadi ada 5 waktu sholat yang harus kita kerjakan dalam sehari, dan sholat tersebut merupakan sholat fardhu atau wajib. Sehingga jika kita tidak melakukan sholat fardhu tersebut maka kita akan berdosa.

Sholat 5 waktu bagi seorang muslim yang mukallaf  (orang terbebani kewajiban) ia yang memiliki beberapa kriteria yaitu :

  • Muslim
  • Berakal
  • Baliq atau dewasa
  • Bisa melihat dan mendengar
  • Sampai ajaran Islam kepadanya

Apapbila ditemukan ada seorang mukallaf  yang tidak melaksanakan sholat maka ia sangat berdosa besar. Dalam hal ini para ulama berbeda pendapat mengenai orang yang meninggalkan sholat :

  • Seseorang yang meninggalkan sholat lalu berkata serta meyakini bahwa sholat itu tidak wajib, maka ia telah murtad keluar dari Islam. Ia akan mendapatkan dosa besar dan tidak akan diampuni oleh Allah SWT. Jika orang yang sudah murtad dan seandainya ia dimintai taubat tidak mau maka hukumnya dipenggal kepalanya.
  • Adapun jika ada orang yang meninggalkan sholat karena malas, hal ini para ulama berpendapat bahwa seseorang yang meninggalkan sholat karena sengaja berarti ia keluar dari Islam. Maka hukumnya disuruh taubat, namun jika tidak mau maka dihukum pancung serta tidak boleh dikuburkan di pemakanaman kaum Muslimin.
  • Sedangkan para mayoritas ulama berpendapt bahwa orang-orang ini berdosa besar dan hukumnya disuruh taubat. Namun jika mereka tidak mau, maka hukumnya dipenggal namun ia masih tetap diperbolehkan untuk dikuburkan dipemakaman kaum Muslimin.

Islam merupakan agama yang sangat ringan dan mudah serta tidak merepotkan penganutnya. Memang benar bahwa siapa saja yang meninggalkan sholat sangatlah berdosa besar. Akan tetapi Allah memudahkan kita dalam menjalani sholat tersebut.

Allah sangat memudahkan sholat kita meski kita dalam keadaan yang tidak baik. Misalnya tidak bisa dengan berdiri boleh duduk, tidak bisa duduk boleh berbaring, tidak bisa dengan berbaring boleh terlentang hingga yang terakhir adalah cukup dengan isya’rat dengan pelupuk matanya kemudian dengan hati.

Hal ini berarti sholat itu sangatlah penting, oleh sebab itu kita tidak boleh meninggalkan sholat dalam keadaan apapun. Tidak ada orang yang dapat meninggalkan sholat karena sholat itu sangatlah mudah dan itu sesuai dengan kemampuan kita. Oleh karena itu tidak ada yang bisa meninggalkan sholat dalam keadaan apapun termasuk dalam berpergian.

Untuk itu sebelum kita berpergian jauh, kita masih tetap diwajibkan untuk sholat dengan cara mengqasarnya. Untuk melakukan sholat qasar juga tidaklah sulit. Justru sholat qasar ini sangatlah mudah dan ringan.

Tata Cara Melakukan Sholat Qasar

Tata Cara Sholat Qashar
Pixabay.com

Untuk melakukan sholat qasar maka kita harus membaca niatnya terlebih dahulu. Cara membaca niatnya yaitu :

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya : “Aku niat shalat fardhu Dzuhur qashar 2 raka’at”karena Allah Ta’ala”.

Itu bacaan niat untuk mengqasar sholat dzuhur, namun jika ingin mengqsar sholat asar maka tinggal kata dzuhur diganti dengan ashri yaitu seperti “Ushalli fardal Ashri qasran rokataini lilllahi ta’ala”.

Begitupun jika anda ingin mengqasar sholat isya yaitu dengan membaca niatnya terlebih dahulu yaitu seperti “Ushalli fardal isya’i qasran rokataini lillahi ta’ala”.

Jika Anda sudah membaca masing-masing doa tersebut sesuai waktu sholat yang akan Anda qasar maka kemudian Anda dapat melakukan sholat seperti biasanya. Namun untuk melakukan sholat qasar kita tidak boleh melakukannya sebanyak empat kali seperti  sholat biasanya.

Sebab sholat qasar artinya adalah meringkas atau memendekkan sholat, yang awalnya dari empat rakaat kemudian hanya menjadi dua rakaat saja. Untuk itu jika Anda ingin melakukan sholat dzuhur  maka Anda dapat melakukukannya 2 rakaat saja, begitupun dengan sholat asar dan jug isya.

Cara ini memudahkan bagi para musafir yang ingin melakukan perjalanan jauh yang ingin tetap menjalankan sholat dan tidak ingin meninggalkan sholat. Hal ini juga berlaku bagi yang memenuhi beberapa syarat seperti diatas. Jika Anda tidak memenuhi syarat maka tidak diperbolehan untuk mengqasar sholat tersebut.

Hal-hal yang Tidak Boleh Di Qasar

Sebab untuk melaklukan sholat qasar kita tidak boleh melakukannya secara sembarangan. Harus ada ketentuan dan syarat-syarat tertentu untuk melakukannya. Jika kita melakukannya secara sembarangan maka itu tidak diperbolehkan misalnya,

1. Malas

Jika anda ingin mengqasar sholat anda dengan alasan malas. Maka hal ini sangat tidak diperbolehkan. Karena ini bukanlah salah satu syarat dalam melakukan sholat qasar, dan tentu ini merupakan suatu kekeliruan yang amat besar.

2. Mempercepat sholat

Mengqasar artinya adalah meringkas atau memendekkan sholat, itu berarti jika kita meringkas sholat kita maka kita akan lebih cepat selesai dalam menjalankan sholat. Dalam hal ini juga tidak diperbolehkan. Kita tidak diperbolehkan mengqasar sholat dengan niat mempercepat sholat kita. Karena ini juga bukan syarat dalam mengqasar sholat.

3. Mengantuk

Biasanya dalam keadaan mengantuk akan membuat kita malas dalam melakukan sholat. Namun meskipun begitu kita tidak boleh mengqasar sholat kita hanya karena kita mengantuk dan ingin cepat tidur kembali. Karena hal ini tidak diperbolehkan dalam mengqsar sholat. Oleh sebab itu kita dianjurkan sebelum tidur sholatlah terlebih dahulu.

Hukum Melakukan Sholat Qasar

Untuk melakukan sholat qasar, ternyata ada beberapa hukum yang harus kita ketahui. Ada beberapa hukum dalam sholat qasar. Hukum-hukum tersebut adalah :

  1. Jawaj (boleh), yaitu apabila jarak yang ditempuh telah mencapai yang diperbolehkan dalam sholat qasar yaitu lebih dari 81 km.
  2. Wajib bagi seseorang apabila waktu sholat tidak cukup digunakan untuk melakukan sholat, kecuali dengan cara qasar

Gallery for Hukum dan Tata Cara Sholat Qashar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *