Kata-kata Bijak Umar Bin Khattab tentang Pemimpin dan Kematian

909 views

 

Kata-kata Bijak Umar Bin Khattab tentang Pemimpin dan Kematian
https://www.harianmu.com

Kata-kata Umar Bin Khattab Sebelum masuk Islam Umar bin Khattab sangat membenci dan memusuhi Islam. Hingga ada yang mengatakan kepada beliau “Meski keledainya masuk Islam, Umar sesekali tidak akan pernah masuk Islam.” Pernyataan ini memperlihatkan bahwa begitu bencinya Umar dulu dengan Islam.

Saat Nabi Muhammad melakukan dakwahnya di berbagai kota Makkah, pada saat ini pula Umar bin Khattab bereaksi antipatinya terhadap Islam. Sampai pada puncak kebenciannya tersebut, Umar pernah berniat untuk membunuh Rasulullah SAW. Namun pada setengah perjalanannya, Umar mendengar kabar bahwa Fatimah sudah memeluk agama Islam.

Kemudian Umar kembali pulang untuk bertemu Fatimah dan berniat untuk memarahinya. Namun pada akhirnya melalui surat surah At-Thoha ayat 1-8 yang dibaca oleh adiknya tersebut membuat Umar mendapat hidayah Islam.

Beliau yang terkenal dengan kerasnya menentang Islam serta merupakan orang yang kejam dalam menyiksa para pengikut Nabi Muhammad. Namun justru beliau sekarang merupakan orang yang paling depan dalam membela Islam dan melindungi Rasulullah dari musuh.

Kisah Umar Bin Khattab Yang Dapat Ditiru

Seperti dalam kisah Ali bin Abi Thalib, yang banyak kita tiru dan teladani. Dalam kisah Umar bin Khattab pun juga dapat kita tiru dalam kehidupan kita. Salah satu hal yang dapat ditiru dari diri Umar bin Khattab adalah :

1. Umar memiliki sifat pemberani

Salah satu yang menampakkan keberanian Umar bin Khattab yaitu ketika seluruh sahabatnya pergi hijrah ke Madinah dengan sembunyi-sembunyi, namun justru Umar menampakkan keberangkatannya, bahkan ia juga menantang orang-orang kafir di Makkah.

2. Sederhana

Umar bin Khattab ini terkenal dengan kehidupannya yang sederhana, hal ini terlihat dari pakaian yang selalu beliau kenakan. Ia tidak pernah memakai pakaian yang memperlihatkan dirinya adalah seorang pemimpin.

3. Zuhud

Selain pemberani dan sederhana hal lain yang dapat kita tiru dari kehidupan Umar bin Khatttan adalah bahwa ia memiliki sifat zuhud. Ia tidak tamak terhadap harta ketika beliau sudah menjadi seorang khalifah.

4. Kuat

Umar dikenal mempunyai sifat yang kuat, dimana ia pernah menjadi juara gulat di Makkah.

Itu beberapa sifat dari Umar bin Khattab yang dapat kita contoh dalam kehidupan kita. Masih banyak sifat dan kepribadian beliau yang bisa kita tiru. Karena semua kisah khalifah kita tersebut memiliki kisahnya masing-masing yang mempunyai keistimewaan sendiri-sendiri.

Dan kita sebagai umat Muslim harus mampu meneladani sifat-sifat yang baik dari mereka dan mencontoh dari kehidupan mereka. Jangan hanya membacanya lalu hanya sekedar tau begitu saja, namun juga harus meneladani dan benar-benar memahami sifat, kepribadian dan kehidupan mereka.

Kata-kata Mutiara Umar Bin khattab

Semenjak Umar bin Khattab memeluk Islam, Umar menjadi lebih berani dan banyak disegani oleh orang-orang Makkah. Hal ini juga membuat Islam semakin kuat dan sekaligus juga menaikkan semangat juang kaum Muslimin dalam mempertahankan Islam. Karena hal ini juga akhirnya Umar mendapat gelar dari Rasulullah yaitu Al-Faruq.

Al-Faruq tersebut memiliki arti sebagai seseorang yang dapat memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Dalam sebuah sejarah Islam, ia ditampuk dalam sebuah kepemimpinan sebagai seorang khalifah sepeninggal Abu Bakar As-Sidiq.

Dari kisah Umar bin Khattab tersebut banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari kehidupan beliau. Tidak hanya ketegasan, ketangkasan serta kekuatannya saja yang dapat kita kita ambil. Namun ada beberapa petuah penting yang bisa kita ambil sebagai motivasi untuk diri sendiri.

Ada beberapa kata-kata bijak Umar bin Khattab yang biasa mungkin kita gunakan tanpa kita tahu sebelumnya. Kata-kata bijak apa sajakah itu ??

  1. Tidak ada artinya Islam tanpa jemaah dan tidak ada artinya jemaah tanpa pemimpin dan tidak ada artinya pemimpin tanpa ketaatan.
  2. Apabila engkau melihat orang yang berilmu mencintai dunia, maka curigailah ia mengenai agamanya, kerana orang yang mencintai sesuatu ia akan menyibukkan diri dengan apa yang dicintainya itu.
  3. “Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rizki yang lebih baik daripada sabar,” Sayyidina Umar bin Khattab RA.
  4. Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah. Karena tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain Allah.
  5. “Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya,” Sayyidina Umar bin Khattab RA.
  6. “Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada hari ini, karena hal itu akan meringankanmu di hari perhitungan,”
  7. “Barangsiapa menempatkan dirinya di tempat yg menimbulkan persangkaan maka janganlah menyesal kalau orang menyangka buruk padanya”.
  8. “Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan selainnya,” (Ihya’ Ulumuddin 4/203) Sayyidina Umar bin Khattab RA.
  9. “Didiklah anak-anakmu itu berlainan dengan keadaan kamu sekarang karena mereka telah dijadikan Tuhan untuk zaman yang bukan zaman engkau,” Sayyidina Umar bin Khattab RA.
  10. Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati. Karena jika engkau tidak bersiap untuk mati, engkau akan menderita, rugi ,dan penuh penyesalan.
  11. Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkanlah kesenangan dunia. Sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.
  12. “Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga,” Sayyidina Umar bin Khattab RA
  13. “Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki,” Sayyidina Umar bin Khattab RA
  14. “Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai,” (Al Bayan wa At Tabyin III/ 126) Sayyidina Umar bin Khattab RA.
  15. “Duduklah dengan orang-orang yang bertaubat, sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah,” (Tahfdzib Hilyatul Auliya I/71) Sayyidina Umar bin Khattab RA.

Itu beberapa kata-kata bijak atau mutiara dari Umar bin Khattab. Mungkin Anda pernah menggunakan salah satu kata dari beberapa kata diatas untuk seseorang atau bahkan Anda yang mendapatkan kata tersebut dari seseorang.

Dari kata-kata Umar bin Khatab tersebut dapat kita jadikan sebagai motivasi diri sendiri dan orang lain terdekat kita. Kita dapat mengambil beberapa pelajaran dari kisah dan kata-kata dari Umar bin Khattab tersebut. Ambillah dan teladanilah sesuatu yang baik dari Umar, untuk hal buruk yang beliau lakukan jadikanlah pelajaran saja dalam hidup kita.

Selain kata-kata bijak tersebut, masih banyak kata-kata nasehat serta mutiara beliau yang sangat menginspirasi kita. Kata-kata diatas merupakan salah satu contoh dari banyak kata yang Umar bin Khattab berikan kepada kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.