Tulisan Masya Allah Tabarakallah, Artinya beserta Jawaban dari Masya Allah

166,532 views
Tulisan Masya Allah Tabarakallah
Pixabay.com

Tulisan Masya Allah — Bagi umat Islam, istilah Masya Allah bukanlah hal yang aneh. Hal ini biasa diucapkan saat menghadapi kondisi tertentu seperti kagum atau terkesan oleh seseorang, sesuatu, atau kondisi.

Dengan kata lain, ungkapan ini semacam ekspresi untuk penghargaan atau penghargaan sekaligus pengingat bahwa semua prestasi harus dilakukan di bawah kekuasaan dan keinginan Allah, Tuhan tunggal bagi seorang Muslim. Jadi, apakah Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang ungkapan ini? Inilah penjelasan lebih lanjut.

Tulisan Masya Allah dan Arti Masya Allah secara Harfiah

Tulisan Masya Allah
wajibbaca.com

Jika kita menerjemahkan kalimat ini secara harfiah dari bahasa Arab ke bahasa Inggris tanpa makna yang lebih dalam, Masya Allah berarti “Allah menghendakinya” atau “Semuanya dilakukan berdasarkan kemauan Allah”.

Hal ini didasarkan pada kepercayaan, doktrin, dan ideologi Islam itu sendiri yang ditekankan pada kekuatan Allah. Lebih dari itu, Islam juga merupakan agama yang benar-benar percaya pada takdir.

Dalam Islam, apapun yang terjadi di dunia ini telah ditulis di halaman Lauhul Mahfudz. Ada beberapa pendapat terkait dengan Lauhul Mahfudz ini. Beberapa ulama Islam mengklaim bahwa itu terdiri dari kondisi atau takdir yang tidak bisa diubah oleh manusia.

Sementara itu, beberapa lainnya berpendapat bahwa mereka mengatakan beberapa kondisi dapat diubah oleh orang-orang karena usaha mereka. Namun, meski orang mungkin memiliki kekuatan untuk mengubah sesuatu, hal itu masih tidak akan terjadi dengan baik tanpa seizin Allah. Itulah intinya.

Apa Arti Masya Allah secara Etimologis?

Menurut kitab Tafsir Al Quranul Karim Surat Al Kahf, yang disahkan oleh Sheikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, dinyatakan bahwa Masya Allah dapat didefinisikan menjadi dua makna. Mengapa ada dua? Itu karena struktur kalimat yang bisa diterjemahkan menjadi dua cara.

Pertama, dengan menempatkan kata “maa” sebagai konjungsi serta predikat atau kata kerja. Sementara itu, subjek atau mubtada ‘(bahasa Arab) dalam kalimat itu adalah semacam subjek tersembunyi. Ini adalah “hadzaa”. Oleh karena itu, bentuk lengkap Mashaallah sebenarnya “hadzaa maa syaa Allah”. Bila Anda menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris, itu berarti “inilah yang diinginkan Allah”.

Kedua, kata “maa” di Masha Allah atau “maa syaa Allah” adalah kata benda yang menunjukkan penyebabnya. Sementara ungkapan “syaa Allah” adalah kata kerja yang menunjukkan penyebab (fi’il syarath). Penyebab yang diketahui (syarath) dalam kalimat ini disembunyikan. Ini adalah “kaana”. Bentuk lengkap untuk Masya Allah adalah “maa syaa Allahu kaana” yang berarti “apa yang dikehendaki oleh Allah, inilah yang akan terjadi”.

Kesimpulannya adalah kalimat Masya Allah bisa diterjemahkan menjadi dua terjemahan utama; Mereka adalah “inilah yang diinginkan Allah” atau “apa yang dikehendaki oleh Allah, inilah yang akan terjadi”.

Jelas dari pada mengapa umat Islam, kita perlu mengucapkan Mashaallah atau Masya Allah saat kita melihat sesuatu yang menakjubkan. Ini lebih dari sekedar ucapan; Ini adalah tentang bagaimana kita merasa sangat bersyukur dan menyadari bahwa hal-hal menakjubkan itu bisa terjadi hanya karena kekuatan Allah.

Pesanan

Meskipun secara harfiah Masha Allah berarti jalan itu; Seperti yang telah dijelaskan di atas, penting untuk diketahui mengapa kita harus mengucapkan kalimat itu. Perintahnya ada pada kalimat Surah Al Kahf 39. Terjemahannya adalah sebagai berikut,

“Jadi, mengapa kamu tidak mengucapkannya saat memasuki kebunmu Maa syaa Allah, Laa Quwwataa illaa billah”.

Karena petunjuk utama umat Islam di dunia ini adalah Al Quran, maka benar-benar suatu keharusan bagi kita untuk mengikuti perintah itu.

Masya Allah dan Subhanallah

Dalam banyak tradisi, istilah MasyaAlllah dan Subhanallah sering diucapkan. Ya, jika berdasarkan penjelasan di atas, Masya Allah adalah istilah yang tepat untuk ekspresi kagum.

Terutama ada dua pendapat untuk masalah ini. Pendapat pertama mengatakan bahwa ucapan kalimat tasbih atau Subhanallah benar dilakukan saat orang tersebut bertanya-tanya namun juga tercengang terhadap suatu kejadian tertentu. Namun, hal itu bisa dilakukan juga ketika seseorang melihat atau mendengar sesuatu yang tidak pantas terutama terhadap Allah.

Ada dasar utama mengapa Subhanallah benar digunakan untuk ekspresi bertanya-tanya. Berdasarkan Hadis Bukhari 279; Abu Hurairah ra. telah bertemu Nabi Muhammad saat dia tidak dalam kondisi bersih. Kemudian, dia membersihkan dirinya sendiri tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada sang nabi. Setelah kembali, Nabi Muhammad bertanya mengapa dia pergi.

Abu Hurairah menjawab bahwa dia tidak bersih dan dia tidak suka duduk bersama nabi saat dia tidak dalam kondisi bersih. Kemudian, Nabi Muhammad SAW menjawab: “Subhanallah, tidak ada muslim yang kotor”.

Sementara itu, pendapat kedua adalah Subhanallah dapat diucapkan saat Anda melihat sesuatu yang menakjubkan dan indah, dengan catatan itu murni dari Allah tanpa campur tangan manusia. Contoh konkritnya adalah saat Anda melihat pemandangan yang indah, alami cantik, dan keajaiban-keajaiban.

Selain itu, juga diperbolehkan diucapkan saat melihat bencana seperti gempa bumi, banjir, dan lain-lain. Dengan kata lain, Subhanallah pantas dikatakan karena terpukau akan keagungan Allah, apapun kondisinya apakah itu baik dan buruk.

Hal ini jelas berbeda dengan penggunaan Masya Allah dan Subhanallah. Masya Allah biasa digunakan untuk menghargai sesuatu yang baik dan indah pada umumnya. Hal tersebut untuk yang baik entah itu secara alami terjadi karena kekuatan Allah atau ada juga kejadian yang ada campur tangan manusia.

Sementara itu, Subhanallah adalah ungkapan untuk menghargai apapun entah itu baik atau buruk yang terjadi hanya karena keinginan dan kekuatan Allah.

Kesimpulannya

Ada banyak istilah dari Al Quran yang tidak semua Muslim ketahui. Orang-orang Islam, mungkin termasuk kita, cenderung mengucapkannya karena kebiasaan atau pengaruh lingkungan sekitar. Sayangnya, tidak semua ujaran itu benar digunakan. Masyaallah adalah salah satu contohnya.

Oleh karena itu, penting kiranya untuk senantiasa belajar lebih banyak lagi tentang ungkapan tersebut sehingga bisa menambah wawasan dan pahala yang diberikan Allah kepada kita.

Gallery for Tulisan Masya Allah Tabarakallah, Artinya beserta Jawaban dari Masya Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.