Niat Sholat Jamak besert Jumlah Rakaat Sholat Jamak

154 views

 

Niat Sholat Jamak besert Jumlah Rakaat Sholat Jamak
Pixabay.com

Sholat Jamak  Sholat jamak menurut bahasa artinya adalah mengumpulkan, sedangkan menurut istilah sholat jamak yaitu mengumpulkan sholat fardhu atau wajib ke dalam satu waktu dan dikerjakan secara berturut-turut. Misalnya setelah kita selesai Sholat Dzuhur maka setelah salam kita lanjutkan dengan Sholat Asar.

Begitupun juga sebaliknya, jika kita tadi sebelumnya belum melaksanakan Sholat Dzuhur dikarenakan ada syarat tertentu yang diperbolehkan. Maka pada saat kita melakukan Sholat Asar setelah sudah salam, lalu dilanjutkan dengan Sholat Dzuhur.

Namun yang harus anda ketahui bahwa seandainya diantara dua sholat terpisah misalnya adalah dengan wiridan atau kalimat-kalimat lainnya maka sholat tersebut tidak boleh untuk di jamak. Oleh sebab itu, untuk melakukan sholat jamak kita tidak boleh melakukannya dengan sembarangan, harus memenuhi syarat tertentu untuk melakukannya agar sholat kita sah.

Syarat Melakukan Sholat Jamak

Anda harus tahu terlebih dahulu syarat dalam melakukan sholat jamak serta tata cara dalam melakukannya. Ada beberapa syarat untuk melakukan sholat jamak yaitu diantaranya adalah :

  1. Sedang melakukan perjalanan jauh yaitu minimal 81 km menurut pandangan ulama
  2. Tujuan perginya tidak untuk hal negatif seperti maksiat
  3. Dalam keadaan ketakutan seperti misalnya sakit, hujan lebat, angin topan, tsunami tanah longsor atau bencana alam lainnya.

Macam-macam Sholat Jamak

Melaksanakan sholat jamak itu ada dua cara yaitu ada jamak takdim dan ada juga jamak takhir. Jamak takdim itu adalah mengumpulkan sholat fardhu yang dikerjakan bersama-sama pada waktu memasuki sholat yang pertama. Misalnya adalah dzuhur dengan asar, lalu magrib dengan isya.

Sedangkan untuk jamak takhir adalah mengumpulkan sholat fardhu secara bersamaan pada waktu memasuki sholat yang kedua. Misalnya yaitu antara Sholat Asar dengan Sholat Dzuhur, lalu Sholat Isya dengan Sholat Maghrib.

Untuk melakukan sholat jamak takdim dengan jamak takhir pun juga berbeda. Serta syarat dalam sholat tersebut juga berbeda pula. Untuk sholat jamak takdim ada beberapa syarat yang harus sesuai yaitu :

  • Sholat jamak takdim harus dimulai pada sholat yang pertama
  • Niatkan jamak pada sholat yang pertama
  • Berturut-turut antara sholat yang pertama dengan sholat yang kedua
  • Masih dalam sebuah perjalanan

Sedangkan untuk sholat jamak takhir memiliki syarat dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Waktu menjamak setelah tiba waktu sholat yang pertama
  • Sholat jamak tersebut dilaklukan pada saat masih dalam perjalanan

Cara Melakukan Sholat Jamak Takdim Dan Sholat Jamak Takhir

Sholat jamak maghrib isya
Pixabay.com

Setelah kita sudah tahu syarat-syarat apa saja dalam melakukan sholat jamak takdim dengan sholat jamak takhir. Maka hal yang perlu kita ketahui juga adalah cara melakukan sholat jamak takdim dan sholat jamak takhir. Untuk melakukan sholat jamak takdim maka kita terlebih dahulu membaca niatnya :

  1. Membaca niat sholat jamak takdim dzuhur dengan Sholat Asar

Bacaan latin : “Ushalli fardaz-Dzuhri jam’a taqdimin bil Ashri fardan lillahi Ta’ala

Artinya : “Aku sengaja sholat fardu dzuhur 4 rakaat yang dijama’ dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’aala”.

Untuk Sholat Asarnya kemudian Anda tidak perlu niat sholat jamak lagi, melainkan Anda dapat menggunakan niat Sholat Asar seperti biasanya.

Sedangkan untuk sholat jamak takhir cara mengerjakannya hampir sama dengan sholat jamak takdim, namun niat yang ditujuakan berbeda dengan niat jamak takdim. Cara melakukanya yaitu Anda harus membaca niatnya terlebih dahulu :

  1. Jika untuk Sholat jamak takdim Maghrib dengan Isya harus membaca niatnya juga terlebih dahulu

Bacaan latin : “Ushalli fardal Maghribi jam’a tagdimin bil Isyali fardan lillahi Ta’ala

Artinya : “Saya berniat sholat maghrib jamak dengan isya karena Allah Ta’ala”.

  1. Ketika ia berniat menjamak Sholat Dzuhur dengan asar maka ia harus melintaskan dalam hatinya bahwa ia akan melakukan Sholat Asar di waktu dzuhur. Waktu ingin menarik Sholat Asar ke Dzuhur terbentang sepanjang ia melakukan Sholat Dzuhur.

Ini yang artinya bahwa sepanjang kita berada pada waktu Dzuhur niat bisa dilintaskan dalam hati sebelum melakukan salam. Bisa juga hal ini dibarengkan pada saat melakukan niat Sholat Dzuhur, seperti misalnya yaitu “Aku melakukan sholat fardhu Dzuhur dengan Asar di waktu Dzuhur”. Ini juga berlaku untuk Sholat jamak Maghrib dengan Isya, hal ini juga sebaliknya.

  1. Waktu ia telah selesai melakukan Sholat Dzuhur, maka setelah salam ia harus berdiri lagi untuk melakukan Sholat Asar. Niatnya cukup dengan mengatakan aku niat fardhu asar seperti biasanya. Dengan Anda membaca niat tersebut tanpa ada niat jamaknya maka sholat Anda sudah sah. Begitupun sebaliknya dengan sholat jamak takdim Maghrib dengan Isya.
  2. Antara waktu Dzuhur dan Asar harus segera. Hal ini berarti jangan sampai ada jeda kesibukan apapun kecuali jika itu urusan sholat. Sama halnya pada saat melakukan dzikir, doa, Sholat Ba’diyah Dzuhur, dan Qobliyah Asar. Semua ditunda terlebih dahulu setelah Sholat Asar. Begitupun dengan sholat Jamak takdim Maghrib dengan Isya.

Itu beberapa tatacara dalam melakukan sholat jamak takdim. Setelah itu ada juga tatacara dalam melaklukan sholat jamak takhir yaitu :

  1. Membaca niat terlebih dahulu untuk sholat jamak takhir Dzuhur dan Asar

Bacaan latinnya : Ushalli faraz-Dzuhri jam’a ta’khirin bil Ashri fardan lillahi Ta’ala

Artinya : “Saya niat jamak Dzuhur takhir dengan Asar karena Allah Ta’ala

  1. Membaca niat untuk sholat jamak takhir Maghrib dengan Isya

Bacaan latinnya : “Ushalli fardal Maghribi jam’a ta’khirin bil Isya;i fardan lillahi Ta’ala”.

Artinya : “Aku bernit sholat jamak takhir Maghrib dengan Isya karena Allah Ta’ala”.

  1. Pada saat masih memasuki waktu sholat pertama yaitu Dzuhur, harus melintaskan niat untuk menunda Sholat Dzuhur diwaktu Asar. Waktu untuk melintaskan niat ini sepanjang masih berada pada waktu Dzuhur. Saat berniat tidak diwajibkan berwudu dan menghadap kiblat karena memang belum memasuki waktu sholat. Begitu dengan sholat jamak takhir Maghrib dengan Isya.
  2. Setelah sudah memasuki waktu Asar maka mulailah sholat jamak dan dianjurkan untuk mendahulukan sholat Dzuhur terlebih dahulu. Namun jika Anda ingin mendahulukan Sholat Asar maka tidak jadi masalah, sholat Anda tetap sah. Hal ini berlaku juga untuk sholat jamak takhir Maghrib dengan Isya
  3. Pada saat Anda ingin melakukan Sholat Dzuhur cara niatnya seperti biasanya saja tanpa harus ditambahi niat jamak yaitu seperti “Aku niat melakukan Sholat Dzuhur”. Dengan niat seperti itu maka sholat Anda sudah sah tanpa harus ditambahi niat jamak. Begitupun dengan sholat jamak takhir Maghrib dengan Isya.
  4. Setelah Anda selesai melakukan Sholat Dzuhur, kemudian Anda harus melakukan Sholat Asar dengan niat seperti biasa yaitu “Aku niat sholat fardhu Asar”. Dengan membaca niat tersebut maka sholat Anda sudah sah. Namun jika ingin ditambah jamak dengan Dzuhur maka akan jauh lebih baik lagi.
  5. Sholat jamak takhir antara dzuhur dengan asar tidak harus menyambung seperti sholat jamak takdim. Dalam sholat jamak takhir boleh ada jeda waktu namun memang sebaiknya disegerakan jauh lebih baik. Begitupun dengan sholat jamak takhir Maghrib dengan Isya.

Gallery for Niat Sholat Jamak besert Jumlah Rakaat Sholat Jamak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.